well... disini ana lagi coba-coba ada site yang katanya ngasih payment dan syaratnya salah satunya bikin link ini http://mylot.com/hbabd8685
gitulah...
myLot User Profile
Google Translator
Showing posts with label misc.. Show all posts
Showing posts with label misc.. Show all posts
Friday, August 5, 2011
Wednesday, July 27, 2011
srabi.... mmmm

mmm... well..well...well jadi ingat masa kecil dulu sering kali membeli srabi di bawah tanggul cemani .. wuenak, sip, mak nyus, top markotob, jan wueanake ra umum...
Labels:
misc.
Saturday, March 26, 2011
Thursday, March 24, 2011
stories of the sahabah
here you can download (stories of the sahabah - companions of the prophet) in pdf file size: 1.25 MB
for download click here
thanks and regards,
for download click here
thanks and regards,
Labels:
misc.
download ibn kathir - stories of prophets
brothers and sisters here is the link to download "ibn kathir - the stories of the prophets" in pdf file size: 2.51 Mb.
this is the link download
thanks and regards,
this is the link download
thanks and regards,
Labels:
misc.
Wednesday, March 23, 2011
submit your website free
SEO friendly web directory of top sites & blogs organized by topic into categories and presented according to relevance of website. Submit your website free.
Labels:
misc.
Tuesday, March 22, 2011
belajar bahasa ammiyyah mesir
bagi kawan-kawan yang ingin belajar bahasa arab mesir (ammiyyah), (pdf file size: 657kb)
silahkan download klik disini
semoga bermanfaat...
regards,
silahkan download klik disini
semoga bermanfaat...
regards,
Labels:
misc.
pelajaran mengenai islam untuk masyarakat umum
berikut adalah doc. file yang berisi pelajaran penting mengenai islam untuk masyarakat umum.
besar file adalah 114kb dalam bentuk word office 97.
download klik disini
regards,
Monday, March 21, 2011
tafsir ibn kathir
here is the link to download TAFSIR IBN KATHIR all 10 VOLUMES in pdf.
to download click here
regards,
to download click here
regards,
3 KABUPATEN KULEWATI
CERITA BERMULA SEMENJAK AQ BEKERJA DI SALAH SATU PERUSAHAAN PENERBITAN DI KOTA SOLO. UNTUK MELAKSANAKAN KEWAJIBAN SHOLAT AQ SELALU PERGI KE MASJID YANG TERDEKAT DENGAN BERJALAN KAKI. DAN KEBETULAN UNTUK MENUJU KE MASJID TERDEKAT TERSEBUT AQ HARUS MELEWATI TIGA (3) KABUPATEN SEKALIGUS YAITU : SURAKARTA, BOYOLALI DAN KARANGANYAR.
TEMPAT AQ BEKERJA BERADA DI WILAYAH KAB. BOYOLALI, SEDANGKAN MASJID YANG TERDEKAT BERADA DI WILAYAH KARANGANYAR TEPATNYA DI KECAMATAN NGASEM. DAN AQ HARUS MELEWATI KABUPATEN SURAKARTA DALAM PERJALANAN MENUJU MASJID TERSEBUT.
SETIAP HARI AQ HARUS MELAWAN TERIK-NYA SIANG DAN JUGA KENDARAAN YANG LALU LALANG DENGAN KECEPATAN TINGGI, SUNGGUH CUACA PANAS DAN PADATNYA LALULINTAS BUKANLAH KENDALA YANG BERARTI UNTUK MELAKSANAKAN IBADAH DI MASJID.
DAN HAL INI TELAH MENJADI KEBIASAAN AQ SETIAP HARI KERJA (SENIN-SABTU) PADA WAKTU DHUHUR DAN ASHAR.
MEMANG KALO DIPIKIRKAN, MENGAPA AQ BERANI MELEWATI 3 KABUPATEN DAN GANASNYA JALAN RAYA DENGAN BERJALAN KAKI HANYA UNTUK SHALAT DHUHUR DAN ASHAR DI MASJID..... DAN SEHARUSNYA ANDA JANGAN MEMIKIRKAN KARENA JARAK ANTARA KANTOR AQ DENGAN MASJID HANYA KURANG-LEBIH 200 METER.
ANDA TIDAK PERCAYA??
TEMPAT AQ BEKERJA BERADA DI WILAYAH KAB. BOYOLALI, SEDANGKAN MASJID YANG TERDEKAT BERADA DI WILAYAH KARANGANYAR TEPATNYA DI KECAMATAN NGASEM. DAN AQ HARUS MELEWATI KABUPATEN SURAKARTA DALAM PERJALANAN MENUJU MASJID TERSEBUT.
SETIAP HARI AQ HARUS MELAWAN TERIK-NYA SIANG DAN JUGA KENDARAAN YANG LALU LALANG DENGAN KECEPATAN TINGGI, SUNGGUH CUACA PANAS DAN PADATNYA LALULINTAS BUKANLAH KENDALA YANG BERARTI UNTUK MELAKSANAKAN IBADAH DI MASJID.
DAN HAL INI TELAH MENJADI KEBIASAAN AQ SETIAP HARI KERJA (SENIN-SABTU) PADA WAKTU DHUHUR DAN ASHAR.
MEMANG KALO DIPIKIRKAN, MENGAPA AQ BERANI MELEWATI 3 KABUPATEN DAN GANASNYA JALAN RAYA DENGAN BERJALAN KAKI HANYA UNTUK SHALAT DHUHUR DAN ASHAR DI MASJID..... DAN SEHARUSNYA ANDA JANGAN MEMIKIRKAN KARENA JARAK ANTARA KANTOR AQ DENGAN MASJID HANYA KURANG-LEBIH 200 METER.
ANDA TIDAK PERCAYA??
Labels:
misc.
Wednesday, March 16, 2011
Sejarah Hitam Dollar Amerika part. 1
sejarah hitam dollar amerika
Akibat gejolak politik yang berawal dari kepentingan ekonomi, pada 1913 para bankers AS menyatakan telah terjadi kekurangan mata uang di Amerika. Oleh sebab itu, pemerintah Amerika tidak bisa menerbitkan mata uang lagi karena semua emas cadangannya telah terpakai.
Agar ada tambahan sirkulasi uang, sekelompok orang kemudian mendirikan satu bank yang dinamakan “The Federal Reserve Bank of New York”, yang kemudian menjual stock yang dimiliki dan dibeli oleh mereka sendiri senilai US$ 450. 000. 000 melalui bank-bank: Rothschild Bank of London, Rothschild Bank of Berlin, Warburg Bank of Hamburg, Warburg Bank of Amsterdam (Keluarga Warburg mengontrol German Reichsbank bersama Keluarga Rothschild), Israel Moses Seif Bank of Italy, Lazard Brothers of Paris, Citibank, Goldman & Sach of New York, Lehman & Brothers of New York, Chase Manhattan Bank of New York, serta Kuhn & Loeb Bank of New York.
Karena bank-bank tersebut mempunyai cadangan emas yang besar, maka bank tersebut dapat mengeluarkan mata uang yang dengan jaminan emas tersebut dan mata uang tersebut disebut “Federal Reserve Notes”. Bentuknya sama dengan mata uang Amerika dan masing-masing dapat saling tukar.
Untuk membayar bunga, pemerintah Amerika menciptakan income-tax. Jadi sebenarnya warganegara Amerika membayar bunga kepada Federal Reserve. Income tax dimulai tahun 1913, pada tahun yang sama Federal Reserve Bank didirikan. Seluruh income tax yang terkumpul dibayarkan ke Federal Reserve sebagai bunga atas pinjaman.
Awal tahun 1929, Federal Reserve berhenti menerima uang emas sebagai bayaran. Yang berlaku hanya ‘uang resmi’. Federal Reserve mulai menarik uang kertas yang dijamin emas dari sirkulasi dan menggantinya dengan ‘uang resmi’.
Sebelum tahun 1929 berakhir, ekonomi Amerika mengalami malapetaka (dikenal dengan masa ‘Great Depression’). Tahun 1931, Presiden Amerika Hoover mengumumkan kekurangan budjet sebesar US$ 902. 000. 000. Tahun 1932 Amerika menjual emas senilai US$ 750. 000. 000 yang digunakan untuk menjamin mata uang Amerika. Ini sama dengan ‘penjualan likuidasi’ sebuah perusahaan bermasalah. Emas yang dijual ini dibeli dengan potongan (discount rates) oleh bank internsional/bank asing (persis keadaannya seperti di Indonesia sekarang ini), dan pembelinya adalah pemilik Federal Reserve di New York.
Roosevelt melakukan serangkaian keputusan untuk melakukan reorganisasi pemerintahan Amerika sebagai suatu perusahaan. Perusahaan ini kemudian mengalami kebangkrutan. Amerika bangkrut karena tidak bisa membayar bunganya akibat berhutang kepada Federal Reserve. Akibat bangkrutnya Amerika, maka bank-bank yang merupakan pemilik Federal Reserve sekarang memiliki SELURUH Amerika, termasuk warganegaranya dan asset-assetnya. Negara Amerika bentuknya adalah anak perusahaan Federal Reserve.
Tahun 1934 Roosevelt memerintahkan seluruh bank di Amerika untuk tutup selama satu minggu dan menarik emas dari seluruh warga AS dan juga mata uang yang diback-up emas dan menggantinya dengan “seolah-olah uang” (uang kartal) yang dicetak Federal Reserve. Tahun itu dikenang sebagai ‘Liburan Bank Nasional’.
Akibat gejolak politik yang berawal dari kepentingan ekonomi, pada 1913 para bankers AS menyatakan telah terjadi kekurangan mata uang di Amerika. Oleh sebab itu, pemerintah Amerika tidak bisa menerbitkan mata uang lagi karena semua emas cadangannya telah terpakai.
Agar ada tambahan sirkulasi uang, sekelompok orang kemudian mendirikan satu bank yang dinamakan “The Federal Reserve Bank of New York”, yang kemudian menjual stock yang dimiliki dan dibeli oleh mereka sendiri senilai US$ 450. 000. 000 melalui bank-bank: Rothschild Bank of London, Rothschild Bank of Berlin, Warburg Bank of Hamburg, Warburg Bank of Amsterdam (Keluarga Warburg mengontrol German Reichsbank bersama Keluarga Rothschild), Israel Moses Seif Bank of Italy, Lazard Brothers of Paris, Citibank, Goldman & Sach of New York, Lehman & Brothers of New York, Chase Manhattan Bank of New York, serta Kuhn & Loeb Bank of New York.
Karena bank-bank tersebut mempunyai cadangan emas yang besar, maka bank tersebut dapat mengeluarkan mata uang yang dengan jaminan emas tersebut dan mata uang tersebut disebut “Federal Reserve Notes”. Bentuknya sama dengan mata uang Amerika dan masing-masing dapat saling tukar.
Untuk membayar bunga, pemerintah Amerika menciptakan income-tax. Jadi sebenarnya warganegara Amerika membayar bunga kepada Federal Reserve. Income tax dimulai tahun 1913, pada tahun yang sama Federal Reserve Bank didirikan. Seluruh income tax yang terkumpul dibayarkan ke Federal Reserve sebagai bunga atas pinjaman.
Awal tahun 1929, Federal Reserve berhenti menerima uang emas sebagai bayaran. Yang berlaku hanya ‘uang resmi’. Federal Reserve mulai menarik uang kertas yang dijamin emas dari sirkulasi dan menggantinya dengan ‘uang resmi’.
Sebelum tahun 1929 berakhir, ekonomi Amerika mengalami malapetaka (dikenal dengan masa ‘Great Depression’). Tahun 1931, Presiden Amerika Hoover mengumumkan kekurangan budjet sebesar US$ 902. 000. 000. Tahun 1932 Amerika menjual emas senilai US$ 750. 000. 000 yang digunakan untuk menjamin mata uang Amerika. Ini sama dengan ‘penjualan likuidasi’ sebuah perusahaan bermasalah. Emas yang dijual ini dibeli dengan potongan (discount rates) oleh bank internsional/bank asing (persis keadaannya seperti di Indonesia sekarang ini), dan pembelinya adalah pemilik Federal Reserve di New York.
Roosevelt melakukan serangkaian keputusan untuk melakukan reorganisasi pemerintahan Amerika sebagai suatu perusahaan. Perusahaan ini kemudian mengalami kebangkrutan. Amerika bangkrut karena tidak bisa membayar bunganya akibat berhutang kepada Federal Reserve. Akibat bangkrutnya Amerika, maka bank-bank yang merupakan pemilik Federal Reserve sekarang memiliki SELURUH Amerika, termasuk warganegaranya dan asset-assetnya. Negara Amerika bentuknya adalah anak perusahaan Federal Reserve.
Tahun 1934 Roosevelt memerintahkan seluruh bank di Amerika untuk tutup selama satu minggu dan menarik emas dari seluruh warga AS dan juga mata uang yang diback-up emas dan menggantinya dengan “seolah-olah uang” (uang kartal) yang dicetak Federal Reserve. Tahun itu dikenang sebagai ‘Liburan Bank Nasional’.
Labels:
misc.
Subscribe to:
Posts (Atom)